Satpam MRT Bundaran HI Fiktor Harefa Tolak Tawaran Dedi Mulyadi, Pilih Tetap Kerja di Jakarta
JakartaFiktor mengatakan keputusan tersebut diambil karena dirinya sudah merasa nyaman dengan pekerjaan sebagai Komandan Regu (Danru) pengamanan proyek MRT yang baru dijalaninya selama beberapa bulan terakhir.
“Jadinya saya sudah memutuskan, kerja di Jakarta saja dulu. Saya pilih tetap di sini saja,” ujar Fiktor.
Ia mengaku ingin fokus melanjutkan pekerjaannya setelah persoalan yang sempat viral beberapa waktu lalu telah selesai. Fiktor sempat terlibat cekcok dengan pengemudi mobil Alphard yang ternyata oknum anggota polisi, sebelum akhirnya berdamai melalui mediasi. Fiktor menyampaikan apresiasinya kepada Dedi Mulyadi atas perhatian dan tawaran pekerjaan yang diberikan.
“Saya sangat menghargai Pak Dedi juga. Terima kasih banyak sudah mengapresiasi saya,” katanya.
Ia menambahkan, untuk sementara belum dapat memenuhi panggilan Bidang Propam Polda Jawa Barat karena masih menjalankan pekerjaannya di Jakarta. Menurut Fiktor, saat ini ia hanya ingin fokus bekerja dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Sebelumnya, Dedi Mulyadi sempat menawarkan Fiktor untuk pindah kerja sebagai satpam di kawasan Gedung Sate yang sedang dalam proses penataan. Tawaran itu muncul setelah keduanya bertemu usai kasus di Bundaran HI viral. Dengan keputusan ini, Fiktor memilih untuk tetap bertahan di proyek MRT Jakarta dan menjaga profesionalismenya sebagai petugas keamanan.