Gagak Hitam News
GAGAK HITAM
—   N E W S   —
Memuat

Menteri HAM Natalius Pigai Luruskan Istilah “Londo Ireng”: Bukan Ditujukan kepada Wartawan

Devi Sry Atmaja
30 Juli 2026
16.24 WIB
2 dibaca
Menteri HAM Natalius Pigai Luruskan Istilah “Londo Ireng”: Bukan Ditujukan kepada Wartawan

Bandung

Klarifikasi disampaikan Pigai usai menghadiri Pembukaan Sinergitas Lintas Sektoral Kementerian HAM bersama pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha di Hotel The Papandayan, Kota Bandung, Selasa (28/7/2026). Menurut Pigai, terdapat pemberitaan yang keliru karena mengaitkan istilah “Londo ireng” secara langsung dengan wartawan. Ia menilai tafsir tersebut tidak sesuai dengan maksud yang sebenarnya.

“Londo ireng itu maksudnya orang yang membantu orang asing untuk mengkhianati negaranya. Tidak disebut wartawan,” tegas Pigai.

Ia menjelaskan bahwa istilah tersebut merujuk pada siapa saja yang dianggap berkhianat terhadap kepentingan bangsa, tanpa memandang latar belakang profesi. Menurutnya, pihak yang dimaksud bisa berasal dari berbagai kalangan, bukan hanya wartawan.

“Yang ada mungkin satu dua wartawan, mungkin juga ada pegawai negeri sipil, ada juga mungkin menteri. Jangan salah lho. Ada juga semua komunitas yang ada,” ujarnya.

Pigai menambahkan bahwa hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan wartawan tetap baik. Ia bahkan mengaku mendapat pesan langsung dari Presiden untuk disampaikan kepada para jurnalis.

“Dari sana, istana, sampaikan I love you

Istilah “Londo ireng” sempat menjadi polemik setelah digunakan Presiden Prabowo dalam pidato di peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pigai menilai polemik muncul karena ada kesalahan penafsiran dalam pemberitaan media. Dengan klarifikasi ini, Menteri HAM berharap publik memahami konteks sebenarnya dari istilah tersebut dan tidak menggeneralisasi seluruh insan pers. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjaga hubungan baik dengan media.


Tag

Memuat tag berita...
Kamis 30 Juli 2026
00:00
Waktu Indonesia Barat