Gagak Hitam News
GAGAK HITAM
—   N E W S   —
Memuat

Cuaca Panas Ekstrem Diduga Picu Aspal Retak di Akses Tol Kalimalang Dua Bekasi, Pengendara Diminta Waspada

Devi Sry Atmaja
03 Agustus 2026
19.55 WIB
2 dibaca
Cuaca Panas Ekstrem Diduga Picu Aspal Retak di Akses Tol Kalimalang Dua Bekasi, Pengendara Diminta Waspada

Bekasi – Cuaca panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia diduga menjadi penyebab kerusakan aspal di ruas jalan menuju Gerbang Tol Kalimalang Dua, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kondisi tersebut ditandai dengan munculnya retakan panjang di beberapa titik jalan yang dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Retakan terlihat membentang di sepanjang ruas jalan dengan panjang bervariasi, mulai dari sekitar 50 hingga 100 meter, serta memiliki lebar mencapai 10 sentimeter. Kerusakan tersebut tampak memanjang mengikuti badan jalan dan berpotensi mengganggu laju kendaraan, terutama bagi pengendara roda dua maupun mobil yang melintas dengan kecepatan tinggi.

Sejumlah pengemudi mengaku khawatir dengan kondisi jalan yang mengalami kerusakan tersebut. Mereka menilai retakan yang cukup lebar dapat menyebabkan ban kendaraan masuk ke celah aspal sehingga meningkatkan risiko tergelincir atau kehilangan kendali, khususnya saat lalu lintas padat maupun ketika pengendara tidak sempat menghindari kerusakan jalan.

Fenomena retaknya permukaan jalan diduga berkaitan dengan suhu udara yang meningkat akibat dampak fenomena El Nino. Paparan panas yang berlangsung dalam waktu lama dapat menyebabkan lapisan aspal mengalami pemuaian dan kehilangan elastisitas. Ketika struktur jalan tidak mampu menahan perubahan suhu yang ekstrem serta beban kendaraan yang terus melintas, permukaan aspal berpotensi mengalami retak memanjang.

Selain suhu tinggi, faktor usia konstruksi jalan, kualitas material, serta tingginya volume kendaraan berat juga diduga turut mempercepat kerusakan. Kombinasi berbagai faktor tersebut dapat mengurangi daya tahan perkerasan jalan sehingga lebih rentan mengalami deformasi pada musim kemarau yang berkepanjangan.

Kondisi ini menjadi perhatian para pengguna jalan karena akses menuju Gerbang Tol Kalimalang Dua merupakan salah satu jalur yang cukup padat dilalui kendaraan pribadi maupun angkutan barang setiap harinya. Kerusakan jalan yang tidak segera ditangani dikhawatirkan dapat memicu kemacetan hingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Pengendara diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan tersebut dengan mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta menghindari manuver mendadak ketika menemukan retakan di permukaan jalan. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan potensi kecelakaan, terutama pada malam hari ketika kondisi retakan lebih sulit terlihat.


Tag

Memuat tag berita...
Senin 03 Agustus 2026
00:00
Waktu Indonesia Barat