Gagak Hitam News
GAGAK HITAM
—   N E W S   —
Memuat

140 Titik di Banten Alami Kekeringan, Gubernur Andra Soni Minta Salurkan Air Bersih

Devi Sry Atmaja
01 Agustus 2026
13.03 WIB
2 dibaca
140 Titik di Banten Alami Kekeringan, Gubernur Andra Soni Minta Salurkan Air Bersih

Serang – Sebanyak 140 titik di tujuh kabupaten dan kota se-Provinsi Banten, kecuali Kota Tangerang, mengalami kekeringan akibat kemarau ekstrem yang dipicu oleh fenomena El Nino kuat. Kondisi ini membuat sejumlah warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan, kemarau tahun ini diperkirakan menjadi salah satu yang terpanjang dan berpotensi memicu kekeringan skala besar. Oleh karena itu, penanganan jangka pendek difokuskan pada pendistribusian air bersih untuk kebutuhan pokok warga, sementara Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten sedang mengkaji pembuatan sumur bor.

Sebagai langkah penanganan jangka pendek, Pemerintah Provinsi Banten meminta seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak.

“Kita harus minta kepada seluruh aparat untuk sama-sama memantau, sama-sama menindaklanjuti setiap kekeringan yang ada agar masyarakat bisa mendapatkan minimal pertama adalah untuk kebutuhan air minum,” jelas Andra Soni.

Menurut data BPBD Provinsi Banten, terdapat ratusan desa dan kelurahan yang berpotensi terdampak kekeringan di 105 kecamatan. Hingga saat ini, bantuan air bersih telah disalurkan ke puluhan desa melalui mobil tangki yang dikelola BPBD dan PDAM.

Selain distribusi air bersih, Pemprov Banten juga menyiapkan solusi jangka panjang. Dinas ESDM telah menerjunkan petugas untuk mencari sumber air tanah yang nantinya dimanfaatkan melalui pembangunan sumur bor. Setelah sumber air ditemukan, pemerintah akan memasang mesin, membangun penampungan, serta jaringan distribusi agar masyarakat dapat mengakses air secara gratis untuk kebutuhan rumah tangga dan pertanian.

Gubernur Andra Soni juga turun langsung menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah, termasuk di Kabupaten Tangerang yang sudah lebih dari empat bulan mengalami kesulitan air. Ia menekankan pentingnya koordinasi antarjenjang pemerintahan agar bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.

Fenomena El Nino yang sedang berlangsung di Indonesia diperkirakan memperkuat intensitas kemarau dan memperpanjang musim kering. Pemerintah pusat dan daerah diminta terus siaga untuk mengantisipasi dampak lebih luas, termasuk potensi kebakaran hutan dan lahan serta penurunan produksi pertanian.

Dengan langkah cepat distribusi air bersih dan persiapan sumur bor, Pemprov Banten berharap kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.


Tag

Memuat tag berita...
Sabtu 01 Agustus 2026
00:00
Waktu Indonesia Barat