Gagak Hitam News
GAGAK HITAM
—   N E W S   —
Memuat

Rumah Ludes Terbakar, Nenek 70 Tahun di Situbondo Menangis Haru Setelah Emas 95 Gram Berhasil Ditemukan di Tumpukan Puing

Devi Sry Atmaja
20 Juli 2026
14.10 WIB
2 dibaca
Rumah Ludes Terbakar, Nenek 70 Tahun di Situbondo Menangis Haru Setelah Emas 95 Gram Berhasil Ditemukan di Tumpukan Puing

Situbondo – Musibah kebakaran yang melanda Desa Asembagus, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, pada Kamis (16/7/2026) malam menyisakan duka bagi seorang lansia bernama Suwarjo (70). Rumah yang selama puluhan tahun menjadi tempat tinggalnya hangus dilalap si jago merah. Tak hanya kehilangan tempat berteduh, Nenek Suwarjo juga sempat diliputi kecemasan lantaran tabungan berharganya berupa perhiasan emas seberat 95 gram diduga ikut tertimbun reruntuhan rumah yang terbakar.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan semipermanen beserta seluruh isi rumah. Dalam hitungan waktu, seluruh perabotan dan harta benda milik korban nyaris tak terselamatkan. Di tengah kepedihan akibat kehilangan rumah, secercah harapan muncul setelah api berhasil dipadamkan. Kerabat korban, Yatno, berinisiatif menyisir puing-puing bangunan yang telah rata dengan tanah untuk mencari barang-barang berharga yang mungkin masih bisa diselamatkan. Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil. Perhiasan emas milik Nenek Suwarjo berhasil ditemukan di balik tumpukan puing dan material bangunan yang terbakar.

Meski kondisi emas berubah warna menjadi kehitaman akibat terpapar panas yang sangat tinggi, seluruh perhiasan tersebut masih utuh. Penemuan itu menjadi penghiburan tersendiri bagi Nenek Suwarjo yang sebelumnya pasrah mengira tabungan berharganya telah musnah bersama rumahnya. Raut wajah haru dan lega pun terlihat dari sang nenek setelah mengetahui emas yang selama ini disimpannya berhasil ditemukan. Perhiasan tersebut merupakan aset berharga yang menjadi tabungan dan bekal hidupnya di masa tua.

Sementara itu, Kapolsek Asembagus Iptu Komang Adi Aryama mengatakan hasil penyelidikan sementara menunjukkan kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Akibat insiden tersebut, tiga rumah semipermanen ludes terbakar beserta seluruh perabotan di dalamnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut karena seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah terjadinya kebakaran akibat arus pendek listrik. Warga juga diminta segera melapor kepada petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Musibah ini menjadi pengingat bahwa di balik kehilangan yang begitu besar, masih ada secercah harapan. Bagi Nenek Suwarjo, ditemukannya kembali emas seberat 95 gram di antara puing-puing kebakaran menjadi sedikit penghibur di tengah duka kehilangan rumah yang telah menjadi saksi perjalanan hidupnya selama bertahun-tahun.


Tag

Memuat tag berita...
Selasa 21 Juli 2026
00:00
Waktu Indonesia Barat