Gagak Hitam News
GAGAK HITAM
—   N E W S   —
Memuat

Polda Metro Jaya Gandeng FBI dan Kedutaan AS-Singapura Cek Keaslian Uang Dolar & Emas Batangan Kasus Febrie Adriansyah

Devi Sry Atmaja
17 Juli 2026
12.42 WIB
2 dibaca
Polda Metro Jaya Gandeng FBI dan Kedutaan AS-Singapura Cek Keaslian Uang Dolar & Emas Batangan Kasus Febrie Adriansyah

Jakarta – Penyidikan kasus korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, memasuki babak baru yang mengejutkan. Kepolisian Daerah Metro Jaya akan melibatkan lembaga internasional untuk memverifikasi aset sitaan berupa mata uang asing dan emas batangan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan, pihaknya akan menggandeng Federal Bureau of Investigation (FBI), Kedutaan Besar Amerika Serikat, Kedutaan Singapura, serta Bank Indonesia untuk memastikan keaslian barang bukti yang disita.

"Ini ada uang US Dollar, Singapore Dollar, rupiah, termasuk emas batangan. Jadi nanti akan dilakukan uji terkait tentang Singapore Dollar, US Dollar dari FBI dan Kedutaan Amerika termasuk dari Kedutaan Singapura dan Bank Indonesia," kata Kombes Budi Hermanto, Senin (13/7/2026).

Langkah ini diambil karena nilai aset yang disita cukup signifikan dan melibatkan mata uang asing dari dua negara, sehingga memerlukan verifikasi ahli internasional guna menghindari keraguan atas keaslian barang bukti. Uji forensik ini menjadi krusial dalam membangun dakwaan yang kuat di persidangan.

Uang dolar Amerika, dolar Singapura, rupiah, dan emas batangan tersebut berasal dari tiga perkara korupsi berbeda yang melibatkan Febrie Adriansyah. Penyitaan aset ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum untuk mengungkap aliran dana dan potensi kerugian negara dalam kasus-kasus yang ditanganinya.

Keterlibatan FBI dan kedutaan asing menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum Indonesia dalam menangani kasus berlapis dengan dimensi internasional. Kerja sama lintas negara ini juga menjadi sinyal bahwa Indonesia tidak main-main dalam memberantas korupsi di level tinggi.

Hingga saat ini, Febrie Adriansyah masih berstatus tersangka dalam beberapa kasus besar yang sedang bergulir. Polda Metro Jaya terus mendalami peran serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan korupsi tersebut.

Masyarakat pun menanti hasil uji keaslian aset tersebut, yang diprediksi akan semakin memperjelas peta perkara dan memperkuat bukti di persidangan mendatang.


Tag

Memuat tag berita...
Jumat 17 Juli 2026
00:00
Waktu Indonesia Barat