Gagak Hitam News
GAGAK HITAM
—   N E W S   —
Memuat

Direktur Keuangan Ditemukan Meninggal di Hotel St. Regis, Pesan Terakhir kepada Keluarga Jadi Sorotan

Devi Sry Atmaja
19 Juli 2026
13.06 WIB
7 dibaca
Direktur Keuangan Ditemukan Meninggal di Hotel St. Regis, Pesan Terakhir kepada Keluarga Jadi Sorotan

JAKARTA – Fakta baru terungkap dalam penyelidikan kasus meninggalnya Wendy Herianto (47), seorang direktur keuangan sebuah perusahaan swasta yang ditemukan meninggal dunia di balkon kamar 1104 Hotel St. Regis, kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/7) malam. Sebelum ditemukan meninggal dunia, Wendy diketahui sempat berpamitan kepada keluarganya dengan cara yang tidak biasa. Berdasarkan keterangan keluarga, korban meminta maaf kepada istri dan anak-anaknya serta mengirim sejumlah pesan yang belakangan dianggap sebagai pesan perpisahan.

Menurut informasi yang diperoleh dari pihak keluarga, Wendy pulang ke rumah sekitar pukul 13.00 WIB setelah menghadiri kegiatan di kawasan Duta Merlin, Jakarta Pusat. Sesampainya di rumah, Wendy disebut langsung memeluk istrinya dan mencium kaki sang istri sambil meminta maaf atas berbagai persoalan pribadi yang pernah terjadi dalam kehidupan rumah tangga mereka. Keduanya kemudian makan siang bersama sebelum Wendy meminta agar diantar menuju Hotel St. Regis Jakarta. Sikap korban yang dinilai berbeda dari biasanya baru disadari keluarga setelah berbagai pesan yang dikirimkannya mulai bermunculan beberapa saat kemudian.

Saat berada di hotel, Wendy mengirim pesan melalui grup keluarga yang berisi ungkapan kasih sayang dan permintaan maaf kepada anak-anaknya. Dalam pesannya, ia meminta agar anak-anak tetap rajin belajar, menjaga nama baik keluarga, serta menjadi pribadi yang dapat membanggakan kedua orang tua. Pesan tersebut kemudian menjadi perhatian keluarga karena dinilai memiliki makna mendalam dan berbeda dari komunikasi Wendy sehari-hari. Tak lama setelah itu, Wendy juga mengirim pesan pribadi kepada istrinya yang hanya berisi kalimat singkat, "I Love You", disertai foto dirinya mengenakan jas.

Kekhawatiran keluarga muncul ketika Wendy tidak lagi dapat dihubungi setelah mengirim pesan tersebut. Situasi semakin mengundang tanda tanya ketika sang istri menerima informasi mengenai persiapan rumah duka. Merasa ada sesuatu yang tidak beres, istri korban bersama sopir kemudian mendatangi Hotel St. Regis untuk memastikan kondisi Wendy. Sesampainya di lokasi, mereka mendapati Wendy telah tergeletak di area balkon kamar 1104. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian yang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dalam proses pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menemukan sepucuk senjata api jenis Baretta Tomcat kaliber .32 Auto yang berada di sekitar korban. Selain melakukan olah TKP, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti, memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV), serta meminta keterangan dari saksi-saksi, termasuk pihak hotel dan keluarga korban. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kematian Wendy Herianto. Polisi menegaskan bahwa seluruh kemungkinan masih didalami berdasarkan hasil penyelidikan, pemeriksaan forensik, serta barang bukti yang telah dikumpulkan.


Tag

Memuat tag berita...
Minggu 19 Juli 2026
00:00
Waktu Indonesia Barat