Air Mata Neymar: Momen Pilu di Balik Kekalahan Dramatis Brasil dari Norwegia
East Rutherford, New Jersey — Air mata yang mengalir di wajah Neymar Jr. menjadi salah satu gambar paling mengharukan di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Setelah Brasil ditaklukkan Norwegia dengan skor 1-2, sang kapten Selecao terlihat terduduk di tengah lapangan sambil menangis, dikelilingi rekan-rekan setimnya yang berusaha menghiburnya.
Neymar, yang berusia 34 tahun, masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua dan sempat menjadi pahlawan sesaat dengan mencetak gol melalui titik penalti. Namun, dua gol Erling Haaland di menit-menit akhir pertandingan memastikan langkah Brasil terhenti lebih awal di turnamen ini.
Usai peluit panjang dibunyikan, Neymar tak kuasa menahan emosinya. Ia terduduk di rumput Stadion MetLife, menutup wajah dengan kedua tangan, sementara rekan-rekannya seperti Vinicius Jr. dan Rodrygo berusaha memeluk dan menghiburnya. Momen tersebut langsung menjadi viral di media sosial dan menjadi simbol kekecewaan mendalam para penggemar Brasil.
Dalam pernyataan emosional seusai laga, Neymar mengaku telah memberikan segalanya untuk tim nasional. “Saya sudah mencoba, saya sudah berusaha keras… sekarang semuanya terasa selesai,” ujarnya dengan suara bergetar. Pemain yang telah mencetak lebih dari 80 gol untuk Brasil ini juga mengisyaratkan bahwa pertandingan melawan Norwegia kemungkinan menjadi penampilan terakhirnya bersama Selecao setelah lebih dari satu dekade membela negara.
Kekalahan ini menjadi eliminasi terawal Brasil sejak Piala Dunia 1990. Meski mendominasi penguasaan bola, tim asuhan Dorival Junior gagal memanfaatkan peluang, termasuk tendangan penalti yang berhasil diselamatkan kiper Norwegia, Ørjan Nyland. Haaland, yang mencetak brace, menjadi momok bagi pertahanan Brasil sepanjang laga.
Neymar meninggalkan warisan luar biasa sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Brasil dan salah satu ikon terbesar sepak bola dunia. Namun, malam ini, ia harus pulang lebih awal dengan hati yang pilu.
Norwegia, yang untuk pertama kalinya lolos ke perempat final, akan menghadapi pemenang pertandingan antara Inggris dan Meksiko. Sementara bagi Brasil, ini menjadi akhir yang pahit dari perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.

